Hal Terselubung Yang Wajib Diketahui dari Selaput Dara

bentuk selaput daraAnda pasti tahu apa itu selaput dara? Selaput dara hingga kini masih menjadi tolak ukur keperawanan bagi seorang wanita. Padahal hingga saat ini fungsi dari selaput dara sendiri belum diketahui secara jelas dan pasti, termasuk sebagai pertanda keperawanan bagi seorang wanita.

Ternyata berbagai ulasan tentang bentuk selaput dara sudah sering kita temukan. Selaput dara merupakan lapisan kulit yang cukup tipis berada pada vagina wanita. Tipisnya sebuah selaput dara berbeda-beda dari setiap orang. Ada yang tipis setipis kertas dan juga ada yang lebih tebal.

Yang harus kalian tahu, kalau selaput dara dari setiap wanita berbeda-beda lho. Tipis dan tebalnya selaput dara didasari oleh faktor kadar dan hormon dalam tubuh kamu. Jadi jangan menganggap kalau selaput dara kamu dan temanmu itu sama. Karena ketika kalian memasuki masa remaja atau saat masuk masa pubertas, ketebalan selaput dara akan sangat dipengaruhi oleh hormone esterogen dan aktivitas harian yang kamu lakukan.

Bentuk dari selaput dara sendiri cukup unik, namun rata-rata selaput dara ini memiliki bentuk semacam sabit. Tak perlu ditanya bagaimana bentuk selaput dara yang jelas tersebut. Yang pasti lapisan kulit ini menutupi bibir vaginamu.

Memang dari zaman dahulu, selaput dara selalu menjadi perbincangan yang hangat-hangatnya dan tidak pernah usai. Bahkan hingga zaman handphone Android saat ini, selaput dara masih menjadi bahan pencarian yang sering dicari oleh banyak orang di Google atau di sebuah klinik. Mungkin hal ini terjadi, karena selaput dara tidak masuk dalam kurikulum sekolah dan jarang ada guru yang mau menceritakan soal selaput dara kepada murid-muridnya.

Pasti kamu selalu bertanya apa sih fungsi dari selaput dara ini, mengapa selaput dara selalu menjadi tolak ukur seseorang masih perawan atau tidak? Hal ini memang wajar saja ingin diketahui oleh banyak orang, terutama kamu wanita yang sedang beranjak dewasa. Pasti kamu kan takut dianggap sudah tidak perawan, hanya karena selaput dara kamu sudah robek.

Tetapi sebenarnya hal itu sudah dibantah oleh banyak orang, terutama para ahli medis dunia. Karena robeknya selaput dara bukan hanya karena sudah pernah melakukan aktivitas hubungan intim saja. Tetapi jika kamu menjadi wanita yang memiliki mobilitas tinggi, dan senang dengan aktivitas yang mewajibkan banyak gerak, bisa saja membuat selaput dara kamu rusak.

Meskipun hingga saat ini ada beberapa hal terselubung dari selaput dara tersebut yang masih jarang diketahui. Namun beberapa hal ini mungkin akan menjadi tambahan wawasan untuk kamu yah. Terutama buat kalian para cowok yang ingin masih menganggap selaput dara sebagai patokan keperawanan seorang wanita, karena hymen bukan pertanda seorang wanita masih perawan atau tidak

selaput dara

Ada beberapa hal yang membuat seseorang keliru tentang operasi selaput dara, bahkan hal ini jarang diketahui oleh banyak orang, sehingga selaput dara selalu dijadikan barometer keperawanan wanita.

Terdapat Selaput Dara yang Tetap Utuh Meski Sudah Berhubungan Seksual

Kamu sekarang tidak boleh mencap kalau seseorang sudah tidak perawan atau tidak hanya karena selaput daranya yang sudah tidak utuh atau robek. Ada fakta yang menunjukan bahwa seseorang yang sudah pernah melakukan hubungan seksual pun, terkadang selaput dara nya masih utuh. Selaput dara ini disebabkan oleh selaput dara yang tebal dan juga elastis, sehingga sangat kuat meski sudah melakukan malam pertama.

Terdapat Juga Selaput Dara yang Abnormal

Ternyata selaput dara bisa mengalami kondisi abnormal. Dimana selaput dara terpisah, Sehingga ini akan menyebabkan adanya dua lubang jaringan dalam jaringan vagina mu. Dampak dari selaput dara yang abnormal apa? Hal ini akan menyebabkan rasa sakit yang berlebih ketika kamu menstruasi. Ini disebabkan darah yang keluar tidak lancar ketika medarah yang keluar tidak lancar ketika melalui selaput dara. Bagaimana mengatasinya? Caranya bisa dengan melakukan operasi kecil untuk memisahkan selaput dara tersebut.

Tidak Jelas Fungsinya

Selaput dara sering diidentikan dengan tanda keperawanan seorang wanita. Padahal hingga kini, fungsi selaput dara itu belum diketahui secara pasti. Namun para tenaga ahli berpendapat, jika selaput dara ini berfungsi sebagai pelindung vagina dari infeksi dan bakteri yang bisa menyerang bagian vagina.  Terutama ketika masih bayi, karena pada saat itu kekebalan tubuh belum begitu kuat untuk menahan serangan dari bakteri jahat.

Selaput Dara Menutupi Seluruh Vagina

Beberapa bayi perempuan terlahir dengan selaput dara yang menutup secara utuh, tetapi hal ini tidak akan terjadi selamanya. Karena ketika dewasa selaput dara tersebut akan membentuk dan juga dan menjadi saluran yang mempermudah jalannya darah haid keluar.

Demikianlah hal terselubung dari vagina yang harus kamu ketahui. Semoga info ini bisa menjadi tambahan wawasan untuk kamu yah guys. Dan mulai sekarang jangan jadikan selaput dara sebagai tanda keperawanan seorang wanita.

Read more